Kesalahan Ini Jangan Sampai Anda Lakukan Saat Mengajukan Klaim Asuransi Allianz Cashless!
Banyak orang yang memilih menggunakan sistem klaim asuransi kesehatan secara cashless. Tentunya Anda sendiri sudah tidak asing dengan metode klaim yang satu ini bukan, dimana nantinya Anda sebagai nasabah tidak perlu ribet dalam mengajukan klaim, karena diberikan dengan kartu asuransi yang bisa dengan mudah dipakai untuk berobat. Sistem klaim asuransi Allianz juga menawarkan metode cashless ini.
Jika dibandingkan dengan sistem klaim secara reimburse maka tidak dapat dipungkiri jika seandainya metode klaim cashless ini memang lebih mudah atau praktis, dimana Anda tidak perlu lagi menyiapkan sejumlah dokumen penunjang untuk klaim.
Melainkan cukup hanya dengan menggunakan kartu asuransi tersebut. Namun memang jika dibandingkan dengan harga premi produk asuransi reimburse ini sendiri harganya cenderung lebih mahal, bahkan bisa dua kali lipat dibandingkan dengan klaim asuransi reimburse.
Namun juga tidak dapat dipungkiri bahwa tidak semua klaim yang Anda lakukan dengan sistem cashless ini sudah pasti akan diterima atau approve, ada juga kemungkinan nantinya klaim tersebut gagal atau ditolak. Berikut ini diantaranya ada beberapa kesalahan yang patut untuk Anda hindari saat ingin mengajukan klaim asuransi Allianz cashless ini sehingga tidak sampai ditolak, yaitu :

- Berobat di rumah sakit yang bukan rekanan perusahaan asuransi, hal pertama yang patut Anda ketahui adalah bahwa sistem klaim asuransi kesehatan cashless ini pada dasarnya hanya dapat digunakan di rumah sakit yang menjalin kerjasama atau rekanan dengan perusahaan Allianz. Jadi jika Anda memakai klaim cashless pada rumah sakit yang bukan termasuk rekanan dari perusahaan asuransi, maka sudah pasti aka ditolak, tetap bisa mengajukan klaim namun dengan sistem reimburse, sehingga harus bayar dengan dana pribadi terlebih dahulu.
- Mengajukan klaim di masa tunggu, setelah pembelian asuransi Anda diterima, maka harus melewati masa tunggu terlebih dahulu, biasanya mulai dari 30 hingga 90 hari. Dalam masa tunggu ini nasabah belum bisa mengajukan klaim, karena belum diberikan manfaat oleh perusahaan asuransi. Jadi jika dilakukan klaim pada saat-saat tersebut maka otomatis ditolak.
- Klaim menggunakan polis yang tidak aktif, Anda sebagai nasabah pada dasarnya juga harus rutin dalam mengecek keaktifan polis asuransi yang dimiliki. Apalagi sebenarnya polis asuransi inilah yang dijadikan sebagai dasar utama untuk bisa mengajukan klaim. Ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan polis Anda tidak aktif, seperti diantaranya adalah pembayaran premi yang melebihi tanggal jatuh tempo. Jadi harus aktif membayar premi setiap bulan.
- Klaim asuransi di luar wilayah perlindungan Allianz, seperti yang diketahui bahwa Allianz ini memang menjalin kerjasama dengan banyak rumah sakit besar yang ada di dunia, kecuali di kawasan Amerika Serikat, jadi bukan hanya klaim secara cashless saja, bahkan untuk sistem klaim secara reimburse sekalipun, jika Anda lakukan untuk pengobatan yang ada di luar wilayah perlindungan dari Allianz pastinya akan ditolak permintaannya.
- Klaim melebihi limit tahunan asuransi, apalagi jika seandainya nilai limit sudah digunakan sepenuhnya untuk berobat dan Anda masih memaksa mengajukan klaim, maka otomatis permintaan juga akan ditolak.
Itulah beberapa kesalahan yang patutnya Anda hindari atau tidak dilakukan ketika ingin mengajukan klaim asuransi Allianz cashless, Allianz pada dasarnya punya serangkaian produk asuransi kesehatan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Jika sistem cashless ini terasa terlalu mahal harganya maka bisa pilih yang reimburse saja.



