PT Pertamina (Persero) menyelenggarakan webinar nasional UMKM Rumah BUMN bertajuk “Bisnis Kreatif Kesempatan Pasar Global” yang dihadiri oleh tambahan dari 300 partisipan yang tersebut terdiri dari fasilitator, asisten fasilitator, kemudian UMKM binaan dari 30 Rumah BUMN Pertamina pada seluruh Indonesia.
Kegiatan ini sebagai bentuk dukungan nyata untuk memacu komunitas UMKM binaan menjadi tangguh lalu mampu menciptakan prospek usaha berskala global.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Staf Ahli Sektor Keuangan lalu Penguraian UMKM Kementerian BUMN, Loto Srinaita Ginting, Vice President CSR & SMEPP Management PT Pertamina (Persero), Fajriyah Usman, dan juga narasumber yang terdiri dari Professional Coach & Penulis Buku Auto Kreatif, Iwan Pramana, serta Owner Indang Apang Gallery, Amelia Agustina.
Dalam sambutannya, Staf Ahli Lingkup Keuangan juga Pembangunan UMKM Kementerian BUMN, Loto Srinaita Ginting menjelaskan bahwa pemerintah terus berupaya memberikan dorongan terhadap UMKM Indonesia agar terus meningkatkan kualitas kemudian kapasitas komoditas yang tersebut dihasilkan, kemudian juga harus memperhatikan sertifikasi yang diperlukan sehingga produknya dapat dipercaya lalu memenuhi aturan masuk ke negara tujuan ekspor.
“Sebagai bukti otoritas terus mengupayakan UMKM, dalam tahun 2024 berencana menyelenggarakan Bazar UMKM untuk Indonesia yang tiada cuma di dalam selenggarakan dalam Ibukota saja, tetapi akan pada selenggarakan pada tempat lain seperti Medan, Makasar, Bandung, Balikpapan, Surabaya, Labuan Bajo, kemudian Jayapura. Di bulan April 2024, akan di area adakan Fashion Fest UMKM, harapannya tentu agar prospek hasil lokal menembus global dapat tercapai,” ungkapnya ditulis Hari Sabtu (16/12/2023).
Pada kesempatan yang mana sama, VP CSR & SMEPP Management Pertamina, Fajriyah Usman mengungkapkan capaian di dalam tahun 2023 antara lain telah terjadi memfasilitasi jalur pasok PaDi UMKM dimana tahun ini terdapat peningkatan dari 1.700 UMKM menjadi 2.749 UMKM, juga terdapat 618 UMKM yang mana telah tembus bursa global.
Capaian lain diantaranya telah terjadi dilaksanakan 8.466 sertifikasi dan juga perizinan UMKM juga 262 klinik bisnis.
“Kinerja 30 Rumah BUMN Pertamina tahun 2023 juga terlihat dengan peningkatan kelas 22 ribu UMKM juga berdampak positif pada nilai operasi pameran yang dimaksud mencapai lebih lanjut dari Rp5 miliar,” ujarnya.
Di Rumah BUMN, pelaku perniagaan memiliki kesempatan untuk belajar juga berbagi informasi juga pengalaman dengan narasumber, yang dimaksud mencakup aspek legalitas, perijinan, teknologi, keuangan, hingga pemasaran.
Dukungan bukanlah cuma mencakup aspek teknis bisnis, tetapi juga membentuk fondasi yang dimaksud kokoh pada mewujudkan keberlanjutan ekonomi.
Sementara Iwan Pramana, Professional Coach & Penulis Buku Auto Kreatif yang tersebut juga salah satu narasumber menjelaskan, menurutnya menjadi pengusaha perusahaan kreatif tidaklah sulit, cukup mempunyai motivasi yang kuat, mempunyai keahlian dibidangnya, lalu mempunyai kemampuan berpikir kreatif.
“Salah satu cara untuk menjadikan kita berfikir kreatif adalah menggunakan SCAMPER, yakni metode kreatif yang dijalankan dengan bertanya sesuai dengan huruf-huruf penyusunnya. Subtitute, combine, adapt, modify, put to another use, eliminate dan juga rearrange,” ujarnya.
Sejalan dengan pengalaman dari Amelia Agustin, pemilik Indang Apang Gallery, sejak awal dirinya mengutamakan kreatifitas lalu inovasi, dengan menjadikan rotan sebagai identitas produknya.
Usaha tak menghianati hasil, usaha yang dijalankan Amelia dengan penuh kecintaan serta ketulusan mengantarkan tas kemudian kerajinan rotan miliknya tak hanya saja diminati oleh konsumen di negeri saja, tapi juga menembus lingkungan ekonomi Chili juga Jepang.
“Ketika memulai sebuah bisnis, pastikan agar kita memberikan yang tersebut terbaik. Jangan takut untuk memproduksi sebuah terobosan, seiring berjalan nya waktu maka ide-ide baru akan muncul untuk menopang perusahaan kita makin berkembang, dan juga merambah ke pangsa global,” ungkap Amelia.
Pertamina senantiasa berazam untuk terus membantu UMKM pada meningkatkan keterampilan juga pengetahuan mereka, sesuai fungsi Rumah BUMN, yakni sebagai sebagai pusat edukasi, pengembangan lalu digitalisasi UMKM.
Mengembangkan usaha ke pangsa global, menjadi satu tantangan bagi para UMKM, oleh sebab itu dibutuhkan konsistensi kualitas juga kapasitas produk, sertifikasi, perspektif yang dimaksud lebih banyak luas, konsistensi di kualitas, kreativitas lalu pembaharuan yang mana terus berkembang, juga strategi jangka panjang.
Pertamina yang mana pada saat ini berusia genap 66 tahun, semakin menunjukan komitmen juga tanggung jawab sosial lalu lingkungan pada peningkatan sektor ekonomi inklusif lalu berkelanjutan, mencerminkan dukungan terhadap Realisasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Poin 8.
Dukungan ini sejalan dengan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG), menegaskan keberlanjutan sebagai elemen kunci di pengelolaan bisnis.




